Postingan

Menampilkan postingan dengan label contemplation

Tentang Agama

Sebenarnya saya tidak mau menulis hal tentang ini karena ini berat buat saya dan….sampai sekarang pencarian saya masih belum berakhir, dan mungkin akan selamanya. Namun karena tulisan tentang ‘warisan’ di facebook menjadi viral dan saya merasa tidak setuju dengan isinya (terlepas dari siapapun penulisnya), maka akhirnya saya buat tulisan tentang ini. Tentang pencarian saya akan keberadaan Tuhan yang akhirnya membawa saya pada pemahaman tentang sebuah agama. Kenapa saya tulis ini disini bukan di facebook? Karena saya tidak ingin adanya pro dan kontra tentang tulisan saya. Dan saya tidak butuh pujian atau cacian untuk apa yang saya rasakan. Saya hanya ingin menuliskan perjalanan spiritual saya. Karena agama yang saya anut sekarang bukan warisan, melainkan sebuah pencarian dan pembelajaran. Saya memiliki pertanyaan besar tentang keberadaan Tuhan dan hari pembalasan entah sejak kapan. Yang jelas puluhan tahun yang lalu. Saya mengimani keberadaan Tuhan yang ghaib itu sambil menikmati ...

Filosofi Stroberi

Gambar
Karena bulan September ini buruk buat saya, saya jadi lupa bahwa tahun ini adalah tahun kedua blog ini 'hidup'. Dan saya masih konsisten untuk menuliskan semua isi kepala, pengalaman hidup, dan hal-hal nggak jelas lainnya di sini. Alhamdulillah. Dan saya harus memberikan reward untuk diri saya sendiri atas keberhasilan itu ya. Dan sekarang saya mau bercerita tentang pemikiran saya tentang stroberi. Saya memang orang yang agak filosofis, suka merenungkan hal-hal yang tidak penting sampai tiba-tiba menjadi sebuah kalimat yang dalam maknanya. Dulu sih sempat berniat kuliah filsafat juga kayak Dian Sastro, tapi karena ditakut-takuti oleh kakak saya yang katanya nanti saya jadi gila, niat itu urung dilaksanakan. Lagian juga ngapain saya capek-capek ambil jurusan IPA kalo ujung-ujungnya kuliahnya filsafat, mending sekalian ngambil Sosial aja kan? Kenapa stroberi? Karena minggu lalu saya ke Ciwidey yang terkenal dengan stroberinya dan di mobil saya menonton film Indonesia yang jud...

Tentang Hidup

Hidup itu ajaib. Persinggungan dengan hidup yang  lainlah yang membuatnya ajaib. Ada orang yang datang dan menetap lama. Ada yang hanya lewat dan pergi begitu saja. Ada yang meninggalkan luka yang begitu sadis. Ada juga yang memberikan kenangan teramat manis. Ada yang menjadi pendukung terbaik untuk kesuksesan. Ada yang menjadi pengkhianat sejati hingga menyebabkan kehancuran. Ada yang diratapi saat hidup sudah tak saling bersinggungan. Ada yang tertawa bahagia karena akhirnya tak adalagi yang bisa membuat hidup saling berdekatan. Tapi itulah hidup yang ajaib. Yang harus diterima setiap persinggungannya dengan hidup yang lain dan apapun yang diakibatkannya. Dan ada makna tersembunyi dibalik penerimaan hidup yang ajaib itu. Makna itu bernama BAHAGIA ^_^ # masihbelajar

I am Quit

Sebenernya gw udah males banget ngebahas masalah-masalah kayak gini yang kayaknya nggak bakalan ada habisnya sampai suatu saat nanti gw ketemu sama orang yang buat gw yakin gw mau menghabiskan sisa hidupnya sama dia. Tapi setelah gw pikir-pikir ini penting karena selama ini cowok-cowok yang mencoba untuk ‘dekat’ sama gw terjebak sama image yang mereka ciptakan sendiri tentang gw. Image yang sejujurnya berat banget untuk gw emban karena mereka nggak tau gw, nggak tau hidup gw, dan hanya melihat gw dari luar aja. Image itu bernama solehah. Entah apa yang ada dipikiran para pria itu sampai memberikan image yang begitu sempurna ke gw sementara gw masih nggak ada apa-apanya (tanya teman-teman gw kalo nggak percaya kalo sebenernya gw ini masih sering bandel).   Dan karena image itu mereka berpikir bahwa dengan ‘terlihat’ menjadi cowok soleh gw akan tertarik pada mereka. Iya, emang cowok soleh itu memilki daya tarik tersendiri buat gw (apalagi ganteng :P), tapi itu nggak serta merta ...