Postingan

Menampilkan postingan dengan label poetry

Teman Hidup

Kamu tahu apa yang paling menakutkan? Tetap kesepian Meski kita duduk berdampingan Karena kita tak saling mengerti Tak saling menerima Meski saling mencintai Karena kita tak saling membebaskan Cara kita mencintai dan dicintai Karena kita hidup dalam pikiran kita sendiri Tanpa mencoba untuk berbagi mimpi Cinta Selalu tak pernah cukup untuk bekal kita mengarungi hidup bersama Aku dan kamu Dan berubah menjadi kita disaat yang sama Dan kita yang tak sesuai dengan maumu dan mauku Dan kita yang tak pernah menjadi kita karena aku dan kamu tak sudi tergantikan oleh kita Dan kita yang akhirnya tak saling menerima Dan kita yang kembali kesepian Meski hidup berdampingan Dan itu menakutkan

Destruktif

Aku tak mengenalnya, sampai kamu datang membawa sebuah rasa Aku tak mengerti, sampai hadirmu perlahan memberi arti Aku lugu, sampai rasamu datang mengganggu Kata mereka cinta tak pernah salah Tapi kenapa diriku bersalah Kata mereka cinta tak memilih Tapi kenapa hatiku tak terpilih Aku jatuh cinta kepadamu Tapi yang kudapat hanya pilu Mereka bilang cinta tak pernah salah Tapi kata mereka cintaku salah Kau angkat aku tinggi ke langit Hingga aku lupa rasanya sakit Kau hujam aku dalam ke bumi Hingga yang kuingin hanya mati Kamu menghadirkan rasa yang tak pernah kuminta Dan meninggalkannya pergi dengan luka yang terbuka Jika aku bukan siapa-siapa? Kenapa kamu hadir datang menyapa? Jika aku tak berarti? Kenapa tak biarkan aku hidup sendiri? Dengan duniaku... Dengan mimpiku... Tanpamu... Aku akui kamu hebat Mengacak-acak hidupku sedemikian dahsyat Tapi apa hebatnya menjadi seorang penjahat? Kamu bilang cinta tak pernah salah Tapi katamu cintaku salah Dan hatiku be...

Tetaplah Menari

Gambar
Kamu... Menggenggam tanganku Menarikku lembut dalam pelukanmu Menuntun kakiku untuk melangkah Satu langkah ke depan Satu langkah ke belakang Perlahan-lahan... Berulang-ulang... Hingga kita terbiasa Hingga kita seirama Dan kita menikmatinya Kita menari Kita berdansa Dalam gelap yang pekat... Kamu tersenyum... Aku menangis... Kita tetap menari Kita tetap berdansa Dalam bahagiamu, dalam tangisku Dalam diam... Kamu berkata, "Tetaplah menari meski gelap, meski pekat Nanti gelap itu akan pergi dengan sendirinya Tanpa kita sadari Karena kita asyik menari Tetaplah menari meski hujanmu tak menghadirkan pelangi Karena pelangi akan datang dengan sendirinya Tanpa kita sadari Karena kita asyik menari Tetaplah menari meski tak ada seorangpun yang peduli Karena mereka tetap tidak akan peduli Dan kita tetap asyik menari Apapun yang terjadi, menarilah! Menarilah bersamaku Dan jangan pernah berhenti" Aku...

Respect Other People's Mind

Gambar
Don't make hoax news Don't share hoax news Don't hate If you can't.... Don't show your hatred mind Don't be stupid If you're not... Don't show your stupidity Don't judge Because you're not a judges yet God Have faith And don't force people to believe your faith Show your faith with your kindness Don't harassing other people's faith Protect your faith from blasphemy Respect other people's mind Because they need clear mind to solve their own problems Because their life is already hard without your negativity Because they have their own mind That different from your mind

Aku menunggumu

Aku menunggumu... Dipersimpangan antara jarak dan waktu Dengan penuh tanya apakah kecepatanmu sama dengan kecepatanku Apakah dengan menambah kecepatan akan mengurangi jarak dan waktu? Atau apakah kita akan bertemu? Setelah sekian lama aku menunggu Aku menunggumu... Diantara bintang-bintang yang menemaniku Berharap bintangmu mendekat dan bersedia menjadi matahariku Tapi aku bukan planetmu, meski kamu matahariku Kita adalah bintang Yang sendiri tetap bersinar Yang berdua akan semakin bersinar Aku menunggumu... Untuk bermain bersama Untuk bersenang-senang, menari-nari, bernyanyi-nyanyi Untuk menikmati hidup di muka bumi Ah, meski tak selalu bahagia Kita hanya perlu memastikan bahwa kita menikmatinya Aku menunggumu... Meski tak selalu setia dan perjalanannya menorehkan luka Maaf untuk itu, Tapi jika kita tertakdir bersama... Kamu bisa apa? :p Aku tetap menunggumu... Bersama ribuan doa yang melangit Bersama tangis dan tawa yang be...

Hey!

Hey, How are you? Maybe last two weeks is our last met or Allah gives us another path to meet. You know what?! Your presence is a mood booster for me. Just met you in awhile and stood beside you for a second is made my day. How amazing you?! Suddenly you're become the reason or trigger for me for trying (give my very best try in my life) to be a better person. At least a better me. I always wonder who you are? You didn't do anything but gaves amazing effect to me. Am I fallin' in love with you? I don't have a courage to admit it. And it doesn't matter. I enjoy this. I enjoy your effect to me. Dear you, I already gives my heart to Allah. And I just want to enjoy my life. Thank you for making me better and my life easier. I don't mind if you're not my destiny. But, if you're. I'll be so thankfull. And for me it better not if you're not feel the same way with me. Hey you, You are the most handsome good  talented boy in the wor...

Dua Nona Kesepian

Dua nona kesepian, Dari tempat berbeda mereka berjalan. Duduk di tepi dinding kaca menjauh dari keramaian. Untuk menyendiri di tengah hiruk pikuknya restoran. Saling bertatap-tatapan sambil menikmati makanan. Dua nona kesepian, Menikmati malam sendirian. Tanpa teman. Sesekali kembali bertatapan. Menatap nona di depannya seakan mendapatkan kawan. Meski sejatinya mereka sendirian. Hanya berteman buku, ponsel,dan makanan. Dua nona kesepian menikmati lamunan. Berharap cinta datang menjadi teman. Teman mereka untuk menikmati malam. Sambil bercanda, tertawa, atau sesekali terdiam. Bukan hanya sepi yang menemani atau buku atau ponsel atau makanan. Dua nona kesepian masih saling bertatapan. Berharap mampu membaca isi hati nona di hadapan. Apakah mereka memiliki kesamaan? Hanya menyimpan cinta untuk dia yang ditakdirkan Tuhan. Kalibata, 4/11/2014